21 Mei 2020

author photo
Azwar Anas, Bupati Banyuwangi
Terasbangsa.com–Penanganan covid-19 dan pendistribusian bantuan social dampak covid-19 di Banyuwangi relative aman dan tidak terjadi kekisruhan. Hal ini ditopang oleh penggunaan teknologi informasi yang terintegrasi secara online melalui Sistem Smart Kampung.

"Apabila ada warga yang tak mendapat bantuan dapat langsung melapor secara online, bila Nomor Induk Kependudukan (NIK) terverifikasi, maka bantuan akan langsung dikirim kepada yang bersangkutan," kata Abdullah Azwar Anas, Bupati Banyuwangi pada Kamis (21/5/2020).

Sistem Smart Kampung yang telah berjalan sejak 2016 juga menyokong penanganan pandemi secara umum. Sistem ini memuat hampir 300 rumah isolasi di berbagai desa/kelurahan. Warga yang berniat pulang kampung bisa mengakses data rumah isolasi secara online untuk "reservasi".

Baca Juga: Kemenag: Lebaran Jangan Terima Tamu dan Sholat Ied di Rumah

System Smart Kampung ini juga digunakan untuk menyokong penanganan covid-19, misalnya warga yang hendak pulang kampung bisa akses tempat isolasi melalui aplikasi tersebut.

"Rumah isolasi ini terhubung dengan masing-masing Puskesmas untuk pemantauan isolasi 14 hari. Ujar Bupati dua periode tersebut.

Baca Juga:Belajar Dari Kucing Hadapi Corona

Di tengah pandemic yang belum menurun, Azwar Anas mengajak masyarakat untuk berdamai dan bersiap menjalani kehidupan normal yang baru. Dia tengah menyiapkan sejumlah aturan agar aktivitas warga dan pelayanan publik dapat berjalan di tengah pandemi.

"Kami sedang menyiapkan pilot project dua desa/kelurahan di masing-masing kecamatan. Ini akan kami jalankan secara bertahap dengan mengikuti arahan pemerintah pusat terkait skema new normal," ucap laki laki kelahiran 1973.***mctr

This post have 0 komentar


EmoticonEmoticon

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement