10 Juni 2020

author photo

Terasbangsa.com-Dewan Pendidikan Kutai Timur (Kutim) periode 2020-2025 diharapakan tidak hanya memperhatikan SD dan SMP, melainkan juga pendidikan informal, bahakn guru guru baik di kota maupun daerah.

Hal itu disampaikan oleh Bupati Kutim, Ismunandar dalam sambutan sesaat sebelum melantik pengurus Dewan Pendidikan Kutim periode 2020-2025.

“DPK ini bukan hanya SD dan SMP yang di perhatikan tetapi mulai pendidikan formal sampai informal bahkan Guru yang ada di kota hingga pedesaan juga menjadi perhatian DPK”, ucap Ismunandar pada Rabu (10/6/2020) di Ruang Meranti Sekretariat Daerah, Komplek Perkantoran Bukit Pelangi.

Jajaran pengurus Dewan Pendidikan Kutim periode 2020-2025 resmi dibentuk berdasarkan surat keputusaan Kutim No 420/K.141/2020 tentang pembentukan Dewan Pendidikan Kutai Timur Periode 2020-2025.

Organisasi yang diketuai oleh Eko Juniardy dan Supriyono sebagai sekretaris tersebut resmi dikukuhkan oleh Bupati Kutim pada Rabu (10/6/2020), di ruang Meranti, Komplek Perkantoran Bukit Pelangi.

Untuk diketahui dalam PP No 17 Tahun 2010 pasal 192, Dewan pendidikan berfungsi dalam peningkatan mutu pelayanan pendidikan dengan memberikan pertimbangan, arahan dan dukungan tenaga, sarana dan prasarana, serta pengawasan pendidikan pada tingkat nasional, provinsi, dan kabupaten/kota.***mcthr

This post have 0 komentar


EmoticonEmoticon

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement